Hiburan

Gubernur Sumut Bakal Kembalikan Suasana Kemerdekaan RI

PrimaBerita – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi sangat rindu dengan suasana perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) seperti dahulu di Lapangan Merdeka Medan.

Suasana Kemerdekaan RI

“Saya rindu suasana perayaan Kemerdekaan RI di Lapangan Merdeka Medan seperti zaman saya kecil, dengan berbagai atraksi, seperti aksi menghidupkan meriam 17 kali, dimana masyarakat Sumut datang dan menikmati hari bersejarah bangsa ini,” ungkapnya.

Namun sayangnya, kata Gubernur, suasana kemeriahan perayaan Kemerdekaan seperti dahulu itu tidak ditemui lagi saat ini. Bahkan, makna kemerdekaan itu semakin berkurang dan hanya berupa kegiatan seremonial saja.

Harapan

“Saya mau, dalam perayaan ini, kita harus mampu menggambarkan kemerdekaan yang diraih para pejuang di Sumut, seperti drama kolosal yang dilakukan pada perayaan Hari Bayangkara belum lama ini. Maka saya minta kita punya ide terbaik menunjukkan atau mengapresiasikan kemerdekaan yang dirasakan semua masyarakat Sumut,”jelasnya.

Gubernur juga menyampaikan, dalam waktu dekat akan meminta agar Lapangan Merdeka dikembalikan seperti dahulu, tanpa ada pertokoan. Karena Lapangan Merdeka sangat identik dengan Hari Kemerdekaan, tempat pertama kali pembacaan teks Poklamasi, bukan tempat bisnis dan semacamnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut sebagai Ketua Panitia Perayaan Kemerdekaan RI mengatakan, akan berupaya membuat perayaan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Kita akan berupaya mengekpresikan kemeriahan perayaan Kemerdekaan RI kali ini berbeda dengan tahun lalu, agar semua elemen masyarakat dapat merasakan hikmah dari suatu kemerdekaan,” ujarnya

Rencana perayaan Kemerdekaan RI tahun ini akan diisi dengan bagai kegiatan, diantaranya Lomba Membaca Puisi Perjuangan Bagi Pelajar, Kunjungan Sosial, Ramah Tamah dan Silaturrahmi dengan Pejuang/Janda Perintis Kemerdekaan RI, Dialog Interaktif, Pameran Sejarah Perjuangan Bangsa, Pawai Pembangunan (Pawai Jalan Kaki dan Pawai Kenderaan Hias), Penampilan Marching Band dan Tari-Tarian Tradisional Multi Etnis Sumut, serta penampilan Barongsai dari Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut.