-
Nasional Politik

Gubsu Janji Realisasikan Bansos Rumah Ibadah Secepatnya

PrimaBerita DPRD Sumut menyebutkan, Gubernur Sumatera Utara berjanji secepatnya merealisasikan bansos (bantuan sosial) untuk rumah ibadah yang selama ini ditunggu-tunggu masyarakat.         

“Janji gubernur tersebut disampaikan Biro binsos Setdaprovsu saat rapat dengar pendapat dengan Komisi E DPRD Sumut. Kita akan tetap menagih janji itu,” ungkap Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman SSos dan anggota Komisi E DPRD Sumut Or Juliski Simorangkir MM kepada wartawan, Selasa (25/6) di ruang kerja DPRD Sumut.       

Wagirin Arman menyebutkan, DPRD Sumut sampai saat ini tetap komitmen dan berjuang keras agar bansos untuk rumah ibadah segera dicairkan, karena masyarakat sudah terlalu menunggu realisasinya. “Kita berjuang dan konsisten agar tidak ada rasionalisasi anggaran untuk rumah ibadah,” ujar Wagirin Arman.        

Pernyataan Juliski Simongkir

Hal senada dinyatakan Juliski Simorangkir, karena masyarakat berulang kali menanyakan aspirasi terkait tidak cair-cairnya bantuan sosial rumah ibadah yang disampaikan masyarakat melalui proposal ke Biro Binsos Sekdaprovsu.          

“Kita berharap pencairan dana bansos tepat waktu yakni paling lama Ahustus 2019, sehingga dana tersebut bisa digunakan maksimal oleh para penerima hibah, untuk dana hibah, karena menurut informarsi Pemprovsu menyiapkan Rp 336 milyar untuk dana bansos rumah ibadah ” ujar Juliski.

Menurut Yusuf ….

Menurut Yusuf, kalau SK Gubsu sudah dikeluarkan, maka dana hibah Bansos akan dicairkan.

“SK Gubsu keluar, wajib dicairkan secepatnya. Tergantung proses berkas pencairan yang telah diusulkan organisasi atau lembaga penerima,” terang Yusuf, tetap didampingi Kabid Pendidikan Hj Rosmidar Sinaga dan Kabid Agama, Muhammad.

Perlu diketahui, dana hibah Bansos rumah ibadah yang diusulkan 100 anggota DPRDSU TA 2019 sudah masuk buku APBD Sumut 2019. Masing-masing legislator mendapat anggaran bervariasi antara Rp. 1 – 2 Miliar yang wajib disalurkan Pemprovsu kepada pengurus rumah ibadah (warga konstituen) pada 33 kab/kota di Sumut . 

Baca juga :