Internasional Kesehatan Lifestyle

Berikut 10 Manfaat Sayur Brokoli Bagi Kesehatan Kita Dan Tips Memilih Brokoli

Primaberita.com – Manfaat sayur brokoli mampu meminimalisir risiko penyakit kanker karena kandungan antioksidan yang sangat besar di dalam brokoli. Sebuah penelitian juga menyebutkan bahwa mengonsumsi brokoli secara teratur setiap hari dapat melindungi tubuh dari bakteri perut yang berakibat pada gangguan pencernaan, salah satunya penyakit maag.

Kandungan sulforaphane yang ada dalam brokoli dapat memicu enzim dalam perut sehingga memberikan perlindungan terhadap senyawa radikal yang dapat merusak DNA dan menyebabkan peradangan.

Khasiat brokoli hijau mampu meningkatkan produksi enzim fase II di hati karena kandungan sulforaphane di dalam brokoli. Enzim ini berperan menggandeng bahan-bahan karsinogen yang dihasilkan dari senyawa prokarsinogen dan mengeluarkannya dari sel. Perlu diketahui, kandungan sulforaphane dalam brokoli segar lebih tinggi daripada brokoli yang sudah direbus terlalu matang.

Manfaat Brokoli untuk Kesehatan

1. Membantu mencegah kanker

 

The National Cancer Institute telah berbicara tentang hubungan antara sayuran silangan (terutama brokoli) dan kanker dengan sangat rinci. Sayuran ini mengandung glucosinolates, bahan kimia yang memiliki sulfur. Selama memasak, mengunyah, dan pencernaan, glukosinolat ini dipecah untuk membentuk senyawa aktif biologis – salah satunya adalah indole-3-carbinol, senyawa dengan sifat antikanker yang kuat.

Ada penelitian bahwa manafaat brokoli dan sayuran silangan lainnya dapat membantu mencegah berbagai bentuk kanker – terutama kanker prostat, paru-paru, payudara, dan usus besar.

Senyawa lain dalam brokoli yang dapat mencegah kanker adalah sulforaphane, atau sulfur organik alami. Sulforaphane mendukung fungsi dan pembagian sel normal dan bahkan meningkatkan apoptosis (kematian sel terprogram) di sel kanker. Penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi brokoli 3 porsi dalam seminggu dapat mengurangi risiko kanker hingga 60 persen.

Brokoli juga mengandung jumlah serat yang cukup untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan penyakit radang seperti kanker.

2. Detoksifikasi tubuh

Sering disebut trio dinamis, glucoraphanin, gluconasturtiin, dan glucobrassicin di dalamnya, manfaat brokoli hijau menetralkan dan menghilangkan bahan kimia yang tidak diinginkan dari tubuh Anda.

Sulforaphane dalam tunas brokoli melindungi sel-sel aerobik dari kerusakan dengan menginduksi jaringan enzim detoksifikasi. Selain itu, ia juga menekan respons inflamasi. Dalam studi lain, individu yang mengonsumsi teh tunas brokoli ditemukan memiliki tingkat detoksifikasi yang lebih tinggi.

Orang-orang ini melihat tingkat darah mereka dari benzena dan acrolein menurun pasca-percobaan 8 minggu. Benzena dan acrolein adalah produk dari pembakaran kimia yang biasanya ditemukan di daerah yang sangat tercemar. Sederhananya, khasiat brokoli membantu menghilangkan polutan yang tanpa kita sadari menghirupnya setiap hari.

3. Meningkatkan kesehatan tulang dan gigi

Brokoli merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin K, kalsium, kalium, dan magnesium – khasiat brokoli memainkan peran dalam menjaga kepadatan mineral tulang (mengandung kadar besi yang baik juga).

Beberapa ahli mengatakan vitamin K membangun tulang lebih baik daripada kalsium. Dan secangkir brokoli mengandung 270 persen vitamin K yang Anda butuhkan dalam sehari. Vitamin ini, bersama dengan kalsium, juga membantu menjaga gigi Anda tetap sehat. Pada dasarnya khasiat brokoli dapat membantu melawan osteoporosis.

4. Meningkatkan kesehatan jantung

Manfaat brokoli dapat menjaga pembuluh darah tetap kuat, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sulforaphane dalam sayuran dapat mencegah dan bahkan mengatasi kerusakan pada lapisan pembuluh darah yang disebabkan oleh masalah gula kronis.

Sebuah penelitian menemukan bahwa asupan brokoli dapat meningkatkan kemampuan memompa darah jantung Anda. Ini juga mengurangi kerusakan pada jantung selama kekurangan oksigen. Sejumlah penelitian lain juga telah menghubungkan konsumsi brokoli dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner. Sayuran dapat mengurangi peradangan dan oksidasi arteri pada individu yang rawan stroke.

Studi juga menunjukkan bahwa sulforaphane yang sama pada brokoli juga dapat meningkatkan tingkat tekanan darah. Brokoli tidak mengandung kolesterol. Selain itu, mengingat memiliki serat, brpokoli juga mengatur kadar kolesterol dan mencegah serangan jantung.

5. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Khasiat brokoli hijau dapat mengurangi peradangan di usus besar dan membantu mencegah kanker usus besar. Sayuran dipecah di perut menjadi senyawa tertentu, salah satunya adalah indolocarbazole (ICZ). ICZ ini mengaktifkan senyawa lain yang disebut reseptor aril hidrokarbon  (AHR), yang mempertahankan fungsi penghalang usus dan menangani masalah terkait seperti usus bocor. Usus bocor terjadi ketika penghalang usus dikompromikan dan terbuka untuk menyerang racun dan mikroba, yang menyebabkan penyerapan nutrisi yang lebih buruk.

Brokoli juga mengandung senyawa khas lain yang dapat dimanfaatkan oleh bakteri usus dan meningkatkan kesehatan usus keseluruhan.

Manfaat brokoli lainnya:

6. Mengurangi risiko terkena gangguan stroke dan jantung

7. memperkecil kemungkinan terjadinya kanker kerongkongan (esophagus)

8. Antioksidan yang tepat bagi tubuh

9. Menyembuhkan anemia

10. Menurunkan risiko katarak

Kandungan brokoli:

  1. Karotenoid
  2. Sulforaphane
  3. Pro Vitamin A
  4. Seng
  5. Vitamin C
  6. Vitamin E
  7. Kalsium
  8. Zat Besi

Selain vitamin, brokoli juga mengandung beragam mineral penting seperti kalsium, potasium, kalium, besi dan selenium. Zat lain yang terkandung di dalam brokoli adalah sulfur dalam bentuk glukosinolat, senyawa antidot, monoterpene dan genestein. Flvonoid dan serat terkandung juga memperkaya kandungan nutrisi dari brokoli. Kandungan vitamin C pada brokoli jumlahnya lebih banyak daripada jeruk? Kandungan kalsium brokoli juga lebih besar dibandingkan segelas susu, dan brokoli juga diketahui mengandung lebih banyak serat daripada sepotong roti gandum.

Selain itu tahukah Anda bahwa cara mengonsumsi brokoli sangat mudah, bisa dimakan mentah, ditumis, dicampur sebagai salah satu bahan sup atau dikukus sebagai lalapan.

Tips memilih brokoli yang baik:

1. Jangan memilih brokoli yang sudah berwarna kuning atau yang sudah terlihat layu
2. Pilihlah brokoli yang masih berwarna hijau dan segar

Nah, sekerang sudah tahu kan khasiat brokoli hijau yang baik utnuk kesehatan tubuh Anda, Teman Sehat?