Primaberita.com – Pendiri perusahaan antivirus McAfee yakni John McAfee mendapat serangan cyber oleh hacker tak dikenal. McAfee mengatakan jika akun Twitter-nya telah diretas dan kemungkinan smartphone miliknya juga telah terinfeksi.

McAfee menyebut jika ia merasa kecewa dengan proses verifikasi dua langkah Twitter terkait peretasan akun nya. Ia menjelaskan jika dirinya telah mengaktifkan otentikasi dua langkah Twitter namun meyakini bahwa hacker mampu melalui kode otentikasi tersebut.

“Meskipun saya adalah seorang ahli keamanan, saya tidak memiliki kendali atas keamanan Twitter. Saya memiliki haters. Saya menjadi targetnya. Seseorang membuat akun palsu, screenshot palsu, klaim palsu. Saya menjadi target hacker yang kehilangan uang dan menyalahkan saya.

Sekedar informasi, sebelum akun twitternya diretas McAfee sempat mencuitkan rekomendasi tentang uang digital gelap yang akan menjadi investasi bagus. Namun ia mengatakan akan mengurangi rekomendasi tersebut dan rekomendasi berikutnya akan dimulai pada 1 Januari 2018.

Sehari setelah mencuitkan rekomendasi itu, McAfee diketahui kembali mencuitkan rekomendasi uang digital gelap, ia malah mulai memberikan banyak rekomendasi lagi. McAfee kemudian menghapus tweet, yang ia klaim telah diposting oleh hacker tak dikenal.