Primaberita – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang penumpang pesawat untuk memasukkan laptop Macbook Pro model tertentu ke dalam kargo pesawat atau diangkut sebagai bagasi tercatat (checked baggage). Hal ini dikarenakan di dalam beberapa model Macbook Pro ditemukan adanya potensi kegagalan baterai (overheat) yang bisa mengganggu keselamatan penerbangan.

MacBook Pertama

Mengutip laporan Computer World, perusahaan komputer asal Amerika Serikat (AS) Apple, pertama kali menciptakan lini komputer MacBook pada 1991. Hingga saat ini, laptop jenis ini terus mengalami perkembangan. Berbagai fitur dan spesifikasi terus mendapat update hingga semakin memuaskan penggunanya.

Saat itu MacBook Pro pertama dilapisi aluminium dengan ketebalan 1 inchi dan beratnya mencapai 5,6 pon. Itu adalah MacBook pertama yang menampilkan keyboard dengan lampu latar dan konektor daya dengan magnet yang disebut MagSafe.

MagSafe ditujukan untuk menjaga agar MacBook Pro tidak rusak jika kabel pengisian daya tidak sengaja tertarik dan lepas.

Retina Display

Retina merupakan layar (display) beresolusi tinggi yang ada di iPhone. Apple pertama kali menerapkan Retina display ke jajaran Mac-nya ke dalam MacBook Pro Retina Display pada tahun 2012. Pada saat itu, itu adalah display notebook resolusi tertinggi di dunia di pasaran, dengan lebih dari 5 juta piksel atau 3 juta piksel lebih tinggi dari resolusi televisi High Definition (HD).

MacBook Pro dengan Retina Display dilengkapi dengan penyimpanan flash solid-state. Produk ini juga memiliki desain yang lebih minimalis dibandingkan produk lainnya. Generasi ini juga merupakan yang pertama (dan terakhir) yang memiliki fitur portalong HDMI dengan speaker halus dan port daya MagSafe 2 yang lebih tipis.

Baca juga: