PrimaBerita – Beberapa hewan memiliki indera dan insting yang lebih tajam dibandingkan dengan yang lain, fungsi indra itulah yang akan mengubah perilaku hewan terutama saat akan terjadi bencana alam.

Studi yang dilakukan beberapa ahli menemukan bahwa beberapa hewan akan memiliki perilaku yang berbeda saat akan terjadi bencana alam. Berikut adalah beberapa hewan yang dapat mengetahui bencana alam yang akan datang!

Kucing

Sebuah riset meneliti ba­gaimana kucing dapat meng­hindar sebelum gempa melanda. Bahkan beberapa hari sebelum da­tangnya gempa, kucing memperli­hatkan perilaku yang tidak biasa dan menjadi lebih stres.

Burung

Saat terjadi tsunami di Aceh dikabarkan burung-burung di sekitar laut terbang ke arah pantai dan menuju ke daratan, tak lama setelah itu terjadilah bencana tsunami. Selain itu, burung juga peka terhadap perubahan gelombang udara yang akan menyebabkan badai.

Gajah

Gajah dikabarkan adalah hewan mamalia yang dapat mengetahui akan terjadi bencana alam dengan perilaku yang berubah yaitu akan memberontak, berlari dan sambil berteriak keras dengan belalainya. Gajah dianggap memiliki kepekaan tinggi terhadap tsunami karena indera pendengerannya yang tajam dapat mengetahui perubahan gelombang elektromagnetik.

Kuda

Kuda dapat mengetahui akan terjadi bencana alam dengan perilaku melompat, meringkik keras dengan intensitas frekuensi yang nyaring. Jika di alam liar kawanan kuda akan berlari dengan membentuk formasi melingkar dan gerakan panik. Biasanya bencana yang akan datang adalah gempa bumi, karena kuda dapat merasakan pergerakan lempeng bumi.

Anjing

Anjing yang menjadi binatang peliharaan manusia ini memiliki sensitivitas indera perasa 10 ribu kali lebih kuat dibanding manusia. Hal ini membuat anjing memiliki kemampuan untuk mencium atau mengamati perubahan suhu udara sebelum badai atau gempa bumi terjadi.