Nasional

Kasus Novel Baswedan Mulai Menunjukkan Titik Cerah

PrimaBerita – Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak menutupi temuan tim gabungan tentang pemeriksaan sejumlah jenderal polisi bintang tiga dalam kasus teror penyiraman air keras yang dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Tito Konfirmasi

Menurutnya, Tito harus mengkonfirmasi pernyataan yang sempat disampaikan oleh salah satu anggota tim gabungan Hermawan Sulistyo tersebut.

“Benarkah, misalnya menurut Hermawan bahwa ada jenderal [bintang tiga] aktif diperiksa,” kata Nasir kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (10/7).

Selain terkait tentang pemeriksaan sejumlah jenderal polisi bintang tiga, politikus PKS itu juga meminta Tito memberikan penjelasan terkait muatan politik di balik kasus Novel sebagaimana diungkapkan oleh anggota tim gabungan Hendardi.

Nasir meminta

Nasir tak hanya meminta agar Kapolri membeberkan pemeriksaan sejumlah jenderal polisi bintang tiga. Namun, Kapolri juga meminta Tito memberi penjelasan soal muatan politik di balik kasus Novel sebagaimana diungkapkan oleh anggota Satgas. Pasalnya, hal ini dinilai Nasir berkaitan dengan kredibilitas Polri.

“Jadi ini harus clear dijelaskan kepada publik, tidak boleh ada yang ditutupi karena ini terkait dengan kredibilitas institusi kepolisan apalagi Polri sedang merayakan hari jadinya yang ke-73,” ucap Nasir.

“Pada kasus ini ada juga beberapa jenderal bintang tiga yang kita periksa itu. Jangan salah, semua yang dituduh kita periksa lagi. Semua yang diperiksa oleh penyidikan lalu, kita periksa lagi. Semua jenderal aktif, pemeriksaan jenderal itu berdasarkan penyelidikan yang dilakukan tim-tim terdahulu, kan ada laporannya itu,” ujarnya di Mabes Polri.

Baca juga: Daftar Calon Menteri Muda Periode Pemerintahan Jokowi- Ma’Ruf

Bagikan:

Tinggalkan Balasan