PrimaBerita – Saat mendengar kata Dubai, kamu pasti langsung mikir soal negara kaya minyak dan kaya akan orang kaya itu sendiri, namun ternyata anggapan kebanyakan orang soal kekayaan Dubai yang berasal dari ladang minyak mereka nyatanya enggak terlalu benar.

Minyak mereka nyatanya cuman menyumbang 7% saja dari total pendapatan negara mereka yang berjumlah $ 100.000.000.000. Lalu apakah yang bikin negara tersebut punya pendapatan dengan nol sebanyak itu? 

Investasi Berat

Sejak tahun 2000-an, pemerintah Dubai mulai mengerakkan proyek ambisius, seperti pembangunan Dubai Internet City. Padahal waktu itu, internet adalah hal yang masih asing bagi kebanyakan orang. Khususnya warga UEA sendiri.

Namun ternyata hal tersebut sangat disambut baik dan mendorong bisnis real estate lainnya seperti Burj Khalifa, Dubai Marina, Jumeirah Village, dan Burj Al Arab.

Baca juga: Heboh! Avengers: Endgame Bakal Tayang Ulang Di Pekan Ini

Negara Industri

Salah satu tulang punggung perekonomian adalah industry. Pariwisata dan penerbangan adalah dua diantara sekian banyak industry Dubai yang sangat berkembang. Bisa dibilang hal ini adalah rangkaian rencana besar mereka setelah sukses besar di bidang property.

Bangunan Luar Biasa seperti Burj Khalifa, Dubai Marina, dan bangunan ikonik lainnya tentu sangat menarik para wisatawan dunia dan jangan lupa sama kehebatan industry penerbangan mereka yang namanya sudah biasa sekali kita lihat di jersey-jersey klub bola terkenal dunia, Seperti Emirates dan Ethihad Airways kemudian ada Qatar Airways.

Harga Tanah Tinggi

Seiring dengan pesatnya laju pertumbuhan pembangunan UEA, maka tentu menjadikan harga tanah naik pesat. Padahal tanah di sana cuma tanah gersang yang ditanami ilalang. Bahkan ilalang juga tidak bisa tumbuh. Namun tanah adalah bisnis yang berkembang mengikuti laju pembangunan. Maka harga tanah di sna bakal naik pesat.

UEA memang dianugrahi minyak berlimpah. Minyak memang menjadi sumber dari kekayaan mereka sekarang. Minyak dijadikan modal awal untuk membangun ekonomi di Dubai. Namun sekarang tidak sepenuhnya bergantung pada sector perminyakan

Baca juga:   Usai Dilantik Jadi Presiden RI, Jokowi Langsung Mencairkan Gaji Ke-13