Editor Choice Kesehatan

Kenali Apa itu Vertigo?


Prima Berita -Tidak hanya menyerang orang tua, vertigo ternyata sangat mungkin diderita oleh orang yang lebih muda. Banyak yang bertanya apa itu Vertigo? Vertigo bukan merupakan sebuah penyakit, melainkan sebuah gangguan pada alat keseimbangan tubuh. Lebih tepatnya, vertigo merupakan sebuah keadaan di mana penderitanya merasa seolah-olah lingkungan di sekitarnya berputar atau melayang. Kondisi ini juga akan membuat penderitanya kehilangan keseimbangan, sehingga kesulitan untuk sekadar berdiri atau bahkan berjalan. Gangguan yang menyerang ini dapat membuat kualitas hidup seseorang menurun, hal ini dikarenakan vertigo mempengaruhi seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Untuk itu, kita perlu mengetahui Vertigo lebih dalam. Menurut dokter spesialis THT, dr. Sesanti Hayuning Tyas, SpTHT-KL dari Siloam Hospitals TB Simatupang, ada dua jenis vertigo yang perlu diketahui, yaitu:

Vertigo Sentral

Vertigo sentral secara umum disebabkan oleh gangguan pada otak atau saraf pusat. Penyebabnya banyak, antara lain disebabkan oleh beberapa penyakit yang pernah dialami oleh seseorang sebelumnya seperti serangan stroke ringan, penyumbatan darah pada otak atau tumor. Vertigo sentral juga bisa memicu penyakit lain seperti kehilangan kesadaran, kejang dan demam. Jika dibiarkan secara terus menerus, vertigo sentral bisa mengancam nyawa karena bisa memicu penyakit lain seperti stroke atau tumor.

Vertigo Tepi

Vertigo Tepi bisa berawal dari gangguan mata, telinga, dan tulang belakang. Akibat adanya mekanisme kompensasi dari tiga organ tubuh ini, vertigo tepi tidak terlalu berat. Dr. Ayu mengatakan bahwa dengan adanya keseimbangan dari ketiga organ, mata, telinga dan tulang belakang, maka jika terjadi gangguan telinga yang mengakibatkan vertigo atau gangguan keseimbangan, maka organ lain bisa mengatasinya.

Gejala yang mungkin terjadi saat seseorang mengalami vertigo adalah perasaan penderita yang berputar-putar terhadap lingkungan, atau sebaliknya. Gejala ringan yang mungkin terjadi apabila seseorang terkena vertigo jenis vertigo tepi sangat khas, yaitu berupa serangan berat pada serangan yang datang pertama, dan kemudian serangan selanjutnya akan menjadi lebih ringan dan ringan. Hal ini terjadi karena gejala vertigo tepi terkompensasi oleh organ keseimbangan lainnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan