Politik

Bendera Dan Baliho Partai Demokrat Dirusak, Ini Kata Jokowi

Primaberita.com – Pengrusakan atribut Partai Demokrat seperti bendera dan baliho di Pekanbaru, Riau beberapa waktu lalu memang menghebohkan panggung politik nasional. Hal tersebut pun menuai pro kontra dan beragam komentar serta kritik dari para elit politik.

Menyikapi hal itu, Presiden Republik Indonesia meminta semua pihak menahan diri dan tidak asal tuduh. Ia juga menegaskan agar situasi emosional ini harus bisa di jaga dan tetap tenang serta saling menghargai juga saling menghormati.

“Jangan sampai ada yang memanas-manasi dengan cara yang tidak beradab, tidak beretika. Ini kita bicara untuk semua tim, untuk semua partai, untuk semua caleg, harus selalu menghargai dan menghormati,” tegas Jokowi.

Lebih jauh Jokowi juga meminta agar pemasangan atribut partai peserta kampanye seperti baliho bendera partai dan lain sebagainya harus di sesuaikan dan tidak mengganggu fungsi ruang publik agar tidak di rusak seperti yang di alami oleh Partai Demokrat.

“Kita harus saling menjaga ketenangan baik dalam bertutur kata, dalam pemasangan spanduk, dalam pemasangan baliho, semuanya harus di sesuaikan. Jangan mengganggu agar tidak di rusak seperti yang telah terjadi sekarang ini,” lanjut Jokowi.

Seperti diketahui, sebelumnya pengrusakan sejumlah bendera dan baliho Partai Demokrat terjadi di kota Pekanbaru Riau oleh orang tak di kenal. Sejauh ini peristiwa itu masih dalam proses penyelidikan untuk di ketahui apa motif para pelaku melakukan hal tersebut.

Tinggalkan Balasan