Jumat , Desember 14 2018
Home / Peristiwa / Pelaku Tega Bunuh Kasir Toko Bangunan Di Boyolali Karena Tersinggung Ditagih Hutang

Pelaku Tega Bunuh Kasir Toko Bangunan Di Boyolali Karena Tersinggung Ditagih Hutang

Primaberita.com – Motif pembunuhan kasir toko bangunan di Boyolali dengan korban Eka Rakhma Apriliyanti Ifada kini sudah terungkap. Pelaku Fajar Sigit Santoso (19) mengaku membunuh korban karena merasa tersinggung di tagih hutang oleh korban nya.

Menurut keterangan dari Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi, kronologis peristiwa sendiri bermula ketika pada Sabtu (1/12/2018) malam, pelaku menghubungi korban untuk diajak jalan-jalan. Menggunakan sepeda motor tersangka pun menjemput korban.

“Mereka pergi jalan-jalan dan nongkrong di area Alun-alun kantor Pemkab Boyolali, di sana tersangka diketahui sambil mengonsumsi minuman keras,” ujar Aries Andhi.

Ketika tengah asyik mengobrol, korban kemudian menanyakan sisa hutang yang belum dibayarkan oleh pelaku. Karena ditagih itu, pelaku diam-diam malah tersinggung.

Baca:  Rahasia Terapi Akupuntur Ternyata Bisa Atasi Masalah Kecantikan !

“Dikarekan pembincaraan ini menyinggung perasaan, munculnya niat dari tersangka ini untuk melakukan pembunuhan kepada korban, hanya karena gara-gara memiliki utang sekitar Rp 400 ribu,” lanjut Aries Andhi.

Setelah dari Alun-alun, hingga hampir tengah malam, kemudian pelaku mengajak korban pulang. Namun saat tersangka mengantarkan korban pulang, mereka tidak melalui jalan yang seharusnya.

Karena merasa curiga, korban pun bertanya mengapa melewati jalan yang tak seharusnya. Namun pelaku berdalih untuk menghindari razia polisi. Sesampainya di areal perladangan yang mana menjadi TKP kejadian, pelaku pura-pura menjatuhkan sepeda motornya.

Baca:  Demi Eden Hazard, Madrid Rela Berikan Bale Untuk Chelsea

“Setelah posisi jatuh, tersangka membekap korban sampai dengan korban lemas dan seperti orang mengorok karena mungkin asupan oksigennya tertahan,” papar Aries Andhi.

“Mengetahui korban dalam kondisi lemas, tersangka yang lebih sadis lagi, melakukan pidana asusila dengan memperkosa korban yang sudah kondisi tidak berdaya,” beber Aries Andhi lagi.

Setelah puas menyalurkan nafsu bejatnya, tersangka kemudian  meninggalkan korban di lokasi kejadian dan pulang ke rumahnya di Dukuh Waru, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

 

 

Incoming search terms:
  • gambar wajah wanita korban pemerkosaan di boyolali
  • tersinggung ditagih utang perkosaan dan pembunuhan sadis

Tinggalkan Balasan