Jumat , Desember 14 2018
Home / Politik / Habib Bahar bin Smith Hina Jokowi, PAN : Ulama Kecewa Karena Presiden Tidak Adil!

Habib Bahar bin Smith Hina Jokowi, PAN : Ulama Kecewa Karena Presiden Tidak Adil!

Primaberita.com – Video ceramah Habib Bahar bin Smith yang menyinggung ‘Jokowi Haid’ dan ‘Jokowi Kayak Banci’ menimbulkan pro dan kontra di kalangan elite politik Tanah Air. Banyak yang menghujat perkataan Habib bahar, namun ada juga yang membela nya seperti Partai Amanat Nasional (PAN).

Menurut Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, ucapan Habib Bahar merupakan bentuk kekecewaan terhadap Jokowi yang dinilai berlaku tidak adil kepada para ulama di Indonesia.

“Saya sangat bisa merasakan kekecewaan, bahkan mungkin kemarahan Habib Bahar, para ulama, dan habaib lainnya. Itu adalah reaksi yang manusiawi terhadap berbagai kasus ketidakadilan yang dialami sejumlah ulama, habaib, dan aktivis Islam. Kriminalisasi dan tindakan semena-mena juga terjadi,” ujar Dradjad.

Baca:  Tips Membuat Masker Peel Off dari Putih Telur untuk Kulit Wajah Kencang

Kemudian, ia juga menyinggung sejumlah kasus yang dinilai sebagai kriminalisasi terhadap ulama. Misalnya, kasus Habib Rizieq Syihab, pembacokan ahli IT Hermansyah, terbunuhnya Ustaz Prawoto dari Persis, penganiayaan Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah di Cicalengka, hingga perlakuan terhadap dosen Uhamka Alfian Tanjung.

“Kasus Buni Yani hingga pemeriksaan Dahnil A Simanjuntak, mantan Ketum Pemuda Muhammadiyah, dan Ahmad Fanani. Selebritas Neno Warisman dan Ahmad Dhani juga mengalami hal sama. Yang tidak muncul di media? Ada juga,” lanjutnya.

Meskipun demikian, Dradjad juga tak sepenuhnya membenarkan ucapan Habib Bahar yang dinilai menghina Presiden. Ia menyarankan pada yang lain agar bertutur kata lebih baik agar suhu politik di Tanah Air tidak semakin panas.

Baca:  Polres Deliserdang Sudah Tangkap 1 Dari 3 Pelaku Pembunuhan Keji Satu Keluarga Di Tamora

“Kalau saya, mungkin akan memilih kalimat lain meski tetap kritis. Mungkin saya akan pilih kalimat seperti ‘Pemerintahan Pak Jokowi gagal menjamin keadilan hukum dan bidang lainnya bagi seluruh anggota masyarakat’,” tambahnya.

“Biar suhu politik lebih adem, saya berharap pertama, semua pihak tidak lagi memakai retorika yang kasar atau vulgar. Kita bicara substansi kebijakan saja. Tentu ajakan ini juga berlaku ke kader PAN,” imbuh Dradjad.

Lebih jauh ia pun meminta pemerintah menghentikan ketidakadilan dan tindakan semena-mena dari oknum aparat. Dia berharap Jokowi tak pilih kasih dalam menegakkan keadilan .

Tinggalkan Balasan